Tue. Sep 27th, 2022
pexels-photo-2166711.jpeg

Selamat datang. Di artikel ini saya ingin membahas tentang cara membangun sebuah Samba file server menggunakan Fedora 35. Kita dapat menggunakan Fedora workstation maupun server edition untuk membuat file server tersebut. Tujuan nya adalah agar kita bisa berbagi file, folder dan printer antara Fedora dengan user lain di jaringan lokal kita. Bagi kalian yang ingin membangun Samba file server menggunakan Ubuntu 22.04, simak tutorial nya di artikel ini.

Àda beberapa hal yang perlu kita lakukan untuk membuat Samba server di Fedora 35. Diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Install Samba
  2. Setting Firewall
  3. Konfigurasi Samba (mengatur user dan group)
  4. Menyiapkan folder share

Install Samba

Yang pertama, kita perlu menginstal Samba dan paket pendukung nya. Silahkan login ke Fedora 35 atau bisa juga menggunakan SSH. Kemudian jalankan perintah berikut ini untuk menginstall Samba di Fedora 35.

sudo dnf install samba

Ketik Y kemudian Enter untuk mulai proses instalasi samba di Fedora 35. Tunggu sampai proses instalasi selesai. Selanjutnya, kita perlu menjalankan service samba.

sudo systemctl enable smb

Setting Firewall

Sekarang kita perlu melakukan konfigurasi Firewall agar Samba server kita bisa diakses dari jaringan nantinya. Pertama kita perlu cek terlebih dahulu nama active zone firewall kita.

firewall-cmd --get-active-zones

Output:

[dhani@fedora ~]$ firewall-cmd --get-active-zones
FedoraWorkstation
  interfaces: ens33

Seperti terlihat, nama zona aktif firewall kita adalah FedoraWorkstation. Selanjutnya kita perlu menjalankan perintah ini agar Samba bisa berjalan melalui firewall.

sudo firewall-cmd --permanent --zone=FedoraWorkstation --add-service=samba
sudo firewall-cmd --reload

Konfigurasi Samba

Dalam contoh berikut, kita akan share sebuah folder agar bisa diakses oleh semua Samba user. Namun sebelumnya, kita perlu membuat sebuah Samba group dan user yang kita perlukan.

Membuat Samba group dan user baru:

sudo groupadd sambagroup
sudo useradd -G sambagroup fitri
sudo useradd -G sambagroup budi

Membuat password untuk user Samba:

sudo smbpasswd -a fitri
sudo smbpasswd -a budi

Konfigurasi share folder

Disini, kita perlu membuat sebuah folder/directory yang akan kita bagikan ke network. Folder ini nantinya hanya bisa diakses oleh Samba user kita saja. Tanpa user dan password, orang lain tidak bisa mengakses folder ini.

Membuat folder baru di /samba/share01

sudo mkdir -p /samba/share01

Setting permission

sudo chgrp sambagroup /samba/share01
sudo chmod -R 770 /samba/share01
sudo semanage fcontext --add --type "samba_share_t" "/samba/share01(/.*)?"
sudo restorecon -R /samba/share01

Konfigurasi smb.conf

Selanjutnya, kita perlu menuliskan beberapa baris kode di file smb.conf. Gunakan nano untuk mengedit file tersebut.

sudo nano /etc/samba/smb.conf

Tambahkan beberapa baris berikut ke dalam smb.conf

[share01]
	comment = V-tech Shared folder
        path = /samba/share01
        writeable = yes
        browseable = yes
        public = yes
        valid users = @sambagroup
        create mask = 0660
        directory mask = 0770
        force group = +sambagroup

Penjelasan:

[share01] = Nama share (bisa diganti sesuai keinginan)

valid users : Hanya user dari grup sambauser yang punya akses

force group = +sambagroup: file dan folder dibuat menggunakan grup sambagroup ini.

create mask = 0660: file didalam share folder akan dibuat dengan permission yang mengijinkan semua anggota grup untuk bisa mendapatkan hak baca dan tulis (read + write).

directory mask = 0770: sama seperti penjelasan diatas, namun ini untuk folder atau directory.

Setelah semua selesai, kita restart service samba

sudo systemctl smb restart

Konek ke Samba Server dari Windows 10

Sekarang kita akan coba mengakses server kita dari Windows 10. Buka File Explorer kemudian di bagian address bar, ketikkan alamat IP dari Fedora server kita dengan format seperti dibawah ini:

\\192.168.1.12

Kemudian kita perlu memasukkan user dan password untuk bisa mengakses Samba server kita.

Sekarang kita bisa mengakses folder yang kita share sebelumnya

Demikian tutorial instalasi Samba server di Fedora 35. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.